Fuelpressure regulator (FPR) adalah suatu komponen yang terdapat di dalam sistem bahan bakar untuk mobil-mobil dengan sistem Electronic Fuel Injection (EFI). Sesuai dengan namanya, fuel pressure regulator berfungsi untuk mengatur tekanan bahan bakar di dalam delivery pipe agar tetap konstan atau sama. 11 feb 2022
BeberapaSensor pada Mesin Mobil EFI dan Fungsinya. Sensor Mesin Mobil EFI - Hampir setiap mobil yang saat ini beredar menggunakan sistem EFI atau Electronic Fuel Injection. Sistem EFI adala Saturday, June 30, 2018 Otomotif. Inilah cara mengatur kopling manual dan hidraulik, mudah!
Nama- Nama Sensor Mesin EFI dan Fungsinya Dengan berkembangnya teknologi sekarang mesin pun sudah canggi. Dengan adanya mesin EFI kita dimudakan, tidak lagi seperti mesin konvensional yang saat ada masalah pada mesin kita harus mencari dan memeriksa satu persatu masalahnya tapi sobat dengan adanya mesin EFI kita bisa tau masalah pada mesin
Fast Money. 9 Sensor Sistem EFI Beserta Fungsinya - Sistem EFI Electronic Fuel Injection berfungsi untuk mengontrol bahan bakar secara elektronik dengan lebih optimal. Dengan menggunakan sistem ini, jumlah bahan bakar yang diinjeksikan dapat disesuaikan dengan berbagai kondisi yang berbeda, seperti temperatur air pendingin, temperatur udara masuk, kecepatan mesin, posisi katup throtle, dan berbagai kondisi lain yang penting. Sistem EFI memungkinkan pengontrolan yang lebih tepat dan efektif terhadap kondisi-kondisi variatif yang belum dapat diatasi oleh teknologi jadi sistem ini adalah generasi lebih lanjut dan penyempurnaan dari sistem sebelumnya sistem konvensional yang menggunakan karburator. Sistem EFI mengontrol sistem bahan bakar kendaraan secara elektronik dengan menggunakan tiga mekanisme utama sensor, kontrol, dan aktuator. Sensor digunakan untuk mendeteksi lebih dari 10 kondisi variatif yang mempengaruhi injeksi bahan bakar. Seperti komputer, sistem EFI memiliki kontrol untuk memproses data dari sensor. ECU Electronic Control Unit adalah perangkat kontrol yang digunakan pada sistem EFI untuk membaca sinyal dari sensor dan menghitung hasil pengkalkulasian. Hasil dari penghitungan ECU akan menghasilkan output dalam bentuk sinyal tegangan yang akan dikirimkan ke aktuator. Bagian aktuator inilah yang akan menjadi secara elektronik memberikan kelebihan pada kendaraan, baik dari segi pencampuran udara dan bahan bakar yang lebih homogen, maupun emisi gas buang yang lebih ramah lingkungan. Dengan penggunaan sensor pada sistem EFI, berbagai kondisi dan variabel yang mempengaruhi kinerja kendaraan dapat dideteksi dengan lebih baik. Hal ini memungkinkan efisiensi yang lebih baik pada berbagai kondisi pengoperasian kendaraan yang menggunakan teknologi EFI mengaplikasikan perangkat yang spesifik untuk menyuntikkan bahan bakar. Hal ini membuat tingkat homogenitas campuran udara dan bahan bakar menjadi lebih baik dan pada akhirnya akan membuat pembakran lebih sempurna. Pembakaran sempurna tentunya akan berpengaruh kepada performa sudah dijelaskan bahwa berbagai kondisi dapat dideteksi oleh sensor. Lalu apa saja yang dapat dideteksi oleh sensor pada sistem EFI? Ok berikut sensor sensor pada sistem EFI beserta fungsi Sensor Sistem EFI Beserta Fungsinya1. Sensor CKP Crankshaft Position SensorFungsi Mendeteksi putaran crankshaft Engine rpm dan timing pengapianSensor CKP merupakan salah satu komponen penting pada sistem EFI pada kendaraan. Sensor ini berfungsi untuk mendeteksi putaran atau rotasi mesin kendaraan. Dengan mendeteksi kecepatan putaran dan posisi top piston, sensor CKP akan mengirimkan sinyal ke unit kontrol EFI untuk menentukan timing yang tepat untuk injeksi bahan bakar dan pengapian pada koil mesin. Dengan demikian, sensor CKP memainkan peran yang krusial dalam memastikan performa mesin kendaraan yang optimal dan efisien. Ketika putaran mesin kendaraan semakin tinggi, maka dibutuhkan pembukaan injektor yang lebih cepat sehingga dapat menyesuaikan dengan putaran mesin yang lebih Sensor CMP Camshaft Position SensorFungsi Mendeteksi putaran camshaft, dari pendeteksian putaran camshaft ini CMP akan mengetahui dengan tepat posisi langkah piston saat di TMA Titik Mati Atas atau langkah isap dimana pada saat ini terjadi CMP Camshaft Position Sensor adalah salah satu sensor utama pada kendaraan dengan sistem EFI. Sensor ini mendeteksi posisi dari poros nok dan poros kam yang berputar. Sensor CMP memberikan informasi kepada ECU Electronic Control Unit mengenai posisi poros nok dan poros kam pada mesin. Informasi ini kemudian digunakan oleh ECU untuk mengatur waktu pembukaan injektor dan pengapian, sehingga mesin dapat berjalan secara optimal. Jika terjadi masalah pada sensor CMP, maka mesin kendaraan akan sulit untuk dihidupkan atau bahkan tidak dapat dihidupkan sama sekali. Sensor CMP bekerja dengan cara mendeteksi perubahan magnetik pada poros nok atau poros kam, dan menghasilkan sinyal listrik yang kemudian diolah oleh Sensor TPS Throttle Position SensorFungsi Mendeteksi sudut bukaan katup throttleSensor TPS Throttle Position Sensor adalah sensor yang terletak pada throttle body atau katup gas pada sistem EFI kendaraan. Karenanya apabila terjadi perubahan sudut pada throtle valve maka TPS akan medeteksinya dan mengirimkan sinyal listrik ke ECU untuk melakukan kalkulasi. Hasil dari kalkulasi ini akan dikirimkan ke injektor dalam bentuk sinyal listrik sehingga terjadi penginjeksian bahan bakar. Sensor ini juga berfungsi untuk mengontrol bahan bakar agar terhenti ketika kendaraan melakukan deselerasi. Bukaan katup throttle yang besar akan membuat injektor membuka dalam waktu yang lebih lama bahan bakar yang diinjeksikan lebih banyak. Dengan adanya sensor TPS, sistem EFI dapat mendeteksi posisi katup throttle, sehingga injeksi bahan bakar bisa diatur dengan tepat pada saat deselerasi. Hal ini dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar pada tau cara kerjanya baca di Fungsi dan Cara kerja Throttle sensor 4. Sensor ECT Engine Collant Temperatur / WTS Water Temperatur SensorFungsi Mendeteksi suhu air pendinginSensor ECT Engine Coolant Temperature sebenarnya bisa ditempatkan di beberapa tempat di dalam sistem pendingin mesin, tergantung pada desain kendaraan. Namun, tempat yang umum untuk pemasangan sensor ECT adalah pada blok mesin atau housing thermostat di bagian bawah. Sensor ECT menggunakan pendeteksi panas tipe NTC Negatif Temperature Coefisien. Metoda pendeteksiannya yaitu ketika suhu air pendingin naik maka tahanan atau resistansi pada sensor ini akan turun. Begitu juga sebaliknya, sensor ECT juga berfungsi sebagai pengontrol kipas radiator untuk menjaga suhu mesin tetap pada level yang optimal. Ketika suhu mesin sudah mencapai temperatur kerja yang ditentukan, sensor ECT akan memberikan sinyal ke ECU untuk mengaktifkan kipas radiator sehingga suhu mesin tetap stabil dan tidak mengetahui Cara Kerja dan Fungsin dari sensor WTS/ECT Baca di sini 5. IATS Intake Air Temperatur SensorFungsi Mendeteksi suhu udara yang masuk ke intake manifoldIATS atau Intake Air Temperature Sensor merupakan sensor yang mendeteksi suhu udara di dalam intake manifold. Hal ini penting karena suhu udara masuk dapat mempengaruhi jumlah bahan bakar yang harus diinjeksikan ke mesin agar pembakaran optimal. Semakin dingin udara masuk, semakin banyak bahan bakar yang diperlukan untuk menghasilkan pembakaran yang sempurna. Sedangkan jika udara masuk terlalu panas, maka perlu dikurangi jumlah bahan bakar yang diinjeksikan untuk menghindari terjadinya detonasi. Oleh karena itu, IAT akan memberikan informasi tentang suhu udara masuk ke ECU, sehingga ECU dapat mengontrol jumlah bahan bakar yang diinjeksikan ke mesin secara Oksigen SensorFungsi Mendeteksi kadar oksigen didalam gas buangOksigen sensor merupakan jenis sensor koreksi, dimana sensor ini ditempatkan pada bagian exhaust kendaraan. Kendaraan kita menggunakan mesin pembakaran dalam sebagai penggerak, yang mana tenaga utamanya berasal dari proses pembakaran bahan bakar di dalam mesin tersebut. Kita tahu semua jenis pembakaran akan menghasilkan gas sisa pembakaran. Gas sisa pembakaran inilah yang akan keluar melewati exhaust. Konsentrasi gas buang akan dideteksi oleh oksigen sensor untuk kemudian oksigen sensor akan memberikan sinyal ke ECU sehingga ECU dapat mengatur perbandingan campuran udara dan bahan bakar ke tingkat paling optimal. Tentunya dengan ditempatkannya oksigen sensor kita bisa tahu bahwa kendaraan bekerja dengan AFR yang ideal atau tidak dengan melihat nilai konsentrasi oksigen di dalam gas MAP sensor Manipold Absolute PressureFungsi MAP Sensor1. Mengukur besarnya tekanan udara di intake manifold2. Mendeteksi kondisi kevakuman di intake manifold3. Mengirimkan data tekanan udara di intake manifold ke ECU8. AFM Air Flow MeterFungsi sensor ini adalah untuk mengukur jumlah udara yang masuk ke dalam silinderSensor ini terdapat pada EFI tipe AFM umumnya ditempatkan di antara filter udara dan katup throttle pada kendaraan. Terdapat dua metode pendeteksian pada sensor AFM, yaitu metode langsung dan tidak AFM yang ditempatkan antara filter udara dan throttle memiliki dua metode pendeteksian yaitu deteksi langsung dan tidak langsung. Pada metode deteksi langsung, terdapat beberapa cara untuk mendeteksi aliran udara seperti menggunakan sensor air flow dengan menggunakan vane, sensor air flow meter tipe karman vortek, dan sensor air flow meter dengan pendeteksian berat seperti hot wire type dan hot file type. Sedangkan pada metode deteksi tidak langsung, digunakan sensor air flow meter dengan tipe speed density dan sensor air flow meter tipe throttle Knock SensorKnock sensor berfungsi untuk mendeteksi ketukan atau knocking pada mesinKomponen piezo elektrik digunakan oleh knock sensor sebagai alat pendeteksi getaran atau knocking pada mesin. Bagaimana ketukan ini bisa terjadi? Ini erat hubungannya dengan kesempurnaan pembakaran. Idealnya pada motor pembakaran dalam, pembakaran akan terjadi setelah bahan bakar dikompresikan dan beberapa derajat sebelum TMA busi akan memercikan bunga api. Namun pada kondisi tertentu bisa karena adanya modifikasi atupun penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai pembakaran ini tidak teopat pada waktunya terjadi pre ignition. Pre ignition inilah yang akan membuat suara ketukan/detonasi. Menggetarkan dinding silinder dan bahkan suara ketukannya bisa kita pembahasan mengenai 9 Sensor Sistem EFI Beserta Fungsinya. Cari juga seputar cara kerja sensor pada artikel lain di
Assalamuāalaikum sobat otomotif, kita akan belajar tentang sensor apa saja yang ada pada mesin EFI toyota Avanza, Kebetulan avanza ini adalah mobil sejuta umat yang sekarang juga sering dipakai untuk media praktik mesin bersistem Injeksi / EFI di SMK Sebelum kita cari tahu sensor apa saja yang berhubungan sistem bahan bakar pada mesin Avanza ini, alangkah baiknya kita cari tahu dulu apa itu sensor Secara singkat, sensor adalah komponen yang berfungsi menangkap data tertentu seperti tekanan udara masuk, suhu udara masuk dan lain-lain pada mesin dan mengubahnya menjadi sinyal agar dapat dikomunikasikan ke ECU Electronic Control Unit agar ECU dapat menentukan takaran Bahan bakar yang sesuai agar tercipta pembakaran se-Ideal mungkin 1. Sensor MAP Manifold Absolute Pressure Sensor ini menempel pada filter dan terhubung dengan intake manifold lewat selang karet, berada di sebelah kiri air filter, sensor ini juga sering disebut sensor vakum, karena fungsinya memang membaca tekanan atau kevakuman, semakin tinggi tekanan udara di intake manifold kevakuman rendah maka ECU akan mendapatkan informasi bahwa mesin memerlukan bahan bakar lebih, contoh yang sangat mencolok adalah ketika menanjak / akselerasi 2. IATS Intake Air Temperature Sensor Sensor ini berada di air filter bagian depan kiri, sesuai dengan namanya, sensor ini berfungsi sebagai pengukur suhu udara yang masuk, berdasarkan data dari sensor ini ECU akan menentukan jumlah bahan bakar yang akan diinjeksikan berdasarkan suhu yang terbaca, contoh saat cuaca dingin maka jumlah bahan bakar akan ditambah agar mesin mudah untuk dihidupkan 3. TPS / Throttle Position Sensor Sensor ini terletak pada Throttle Body, sensor ini berfungsi untuk membaca bukaan katup throttle, tentu semakin besar bukaan throttle yang terbaca maka ECU akan memberikan bahan bakar lebih banyak daripada saat bukaan throtlle kecil 4. WTS / Water Temperature Sensor Sensor ini terletak di bagian belakang kepala silinder / cylinder head, dekat rumah thermostat, sensor ini berfungsi mengukur air pendingin sebagai referensi suhu mesin, saat suhu mesin dingin maka bahan bakar yang masuk ke dalam silinder akan ditambah dan berlaku sebaliknya 5. CKP / Crankshaft Position Sensor / Sensor Posisi Poros Engkol Sensor ini terletak dekat pulley crankshaft depan bawah mesin , sensor ini berfungsi untuk mendeteksi posisi poros engkol yang nantinya dapat diperoleh data kecepatan putar mesin / RPM Rotation per Minute dan posisi TMA silinder 1 6. CMP / Camshaft Position Sensor / Sensor Posisi Camshaft Sensor ini terletak di bagian belakang silinderhead bagian atas, sensor ini berfungsi untuk menentukan posisi camshaft yang nantinya dapat diketahui posisi TMA masing masing silinder 7. Knock Sensor / Knock Sensor Sensor ini terletak di block cyilinder bagian kiri, sensor ini berfungsi untuk mendeteksi knocking getaran yang dihasilkan oleh piston yg diakibatkan timing pengapian terlalu maju, saat terjadi knocking maka timing pengapian akan dimundurkan, saat tidak terjadi knocking maka timing pengapian akan dimajukan sampai nyaris terjadi knocking, karena pada posisi itulah akan didapatkan timing pengapian yang pas sehingga mesin dapat menghasilkan performa yang maksimal 8. 02 Sensor / Sensor Oxygen Sensor ini terletak pada exhaust manifold / manifold buang, berfungsi untuk mengukur kadar oksigen pada gas buang, dari kadar oksigen pada gas buang inilah nantinya dapat diketahui sempurnya tidaknya pembakaran yang terjadi di dalam silinder, contoh jika kadar oksigen pada gas buang lebih besar dari 3% maka dapat diketahui bahwa campuran bahan bakar yang masuk ke dalam silinder terlalu kurus terlalu irit sehingga oksigen tidak habis dibakar dengan bahan bakar, dan jika oksigen kurang dari 0,3% maka campuran bahan baar terlalu gemuk / boros Semoga Bermanfaat...
Jenis Sensor Mobil ā Mobil keluaran baru yang didesain dengan beberapa sensor mobil. Setiap sensor memiliki fungsi dan peran yang berbeda. Lalu apa saja jenis sensor mobil EFI? Di mana sensor-sensor itu dipasang demikian rapi yang bakal memberinya info ke tiap pemakai mengenai keadaan mobil yang mereka pakai. Bahkan juga pada sebuah skema elektronik yang ada pada suatu mobil kekinian, terdaftar ada banyak sekali jenis sensor yang dipakai. Yang sudah pasti sama-sama terkait keduanya. Bukan hanya akan memberinya info penting ke beberapa pengendara, ada sensor pada mobil akan menambahkan keamanan dan kenyamaan saat berkendaraan. Dengan demikian dapat ditegaskan keadaan sensor mobil yang bagus pasti membuat semua peranan skema elektronik yang ada di dalamnya dapat bekerja dengan prima. Apabila terjadi kerusakan pada salah satunya sensor itu umumnya akan membuat beberapa skema elektronik alami permasalahan. Bahkan juga bila kerusakan sensor terjadi pada sensor penting segera dapat membuat performa mobil tidak optimal. Berbicara berkenaan jenis sensor mobil, seperti kami berikan ada lumayan banyak macamnya. Jenis Sensor Mobil Dan Perannya Tentu saja untuk membikin beberapa pemakai semakin dapat mengingat apa sensor yang ada pada suatu mobil kekinian saat ini. Tidak ada kelirunya ini kali rangkumkan dengan detail macam dan jenis sensor pada mobil yang perlu kalian ketahui. Tentu saja komplet dengan perannya. Sensor Mobil EFI Pada umumnya, sensor mesin ialah alat electronic mekanis yang bakal mengawasi beragam macam patokan mesin mobil. Dan pada beberapa jenis mobil, mesin memakai beragam jenis sensor. Walau ada banyak sekali jenis sensor pada mobil, tetapi pada umumnya satu serangkaian mobil terbagi dalam Thermocouple, Resistance Temperature Detectore RTDs dan sensor Hall Efek. Selainnya dari ke-3 type sensor itu, sebetulnya masih tetap ada lumayan banyak jenis sensor pada mobil yang perlu kalian kenali. Oleh karena itu berikut akan kami rangkumkan beberapa jenis sensor yang ada pada suatu mobil Jenis Sensor Pada Mobil 1. Intake Air Temperature IAT Jenis yang pertama ialah IAT atau Intake Air Temperature, peranan dari sensor yang ini untuk menghitung temperatur udara yang nanti akan masuk ke intak manifold. Dan umumnya sensor ini berada bersisihan dengan elemen penyaring udara. 2. Throtle Position Sensor TPS Selanjutnya sensor TPS atau Throtle Position Sensor. Yang di mana sensor ini sebagai sensor untuk menghitung pojok membuka katup gas. Saat sensor ini bekerja, karena itu secara automatis sedikit jumlahnya bahan bakar yang bakal masuk ke ruangan bakar sudah di tetapkan oleh sensor ini. Umumnya sensor ini dapat kita temui pada mobil kekinian yang telah memakai mekanisme EFI. 3. Mass Air Flow MAF Mass Air Flow atau kerap disebut sensor MAF menjadi satu diantara sensor penting pada suatu mobil. Pasalnya sensor ini berperan untuk hitung periode udara yang bakal masuk ke intake lewat alira udara hingga dapat ditegaskan konsumsi udara pada ruangan bakar betul-betul akan cocok dan tepat. 4. Manifold Air Pressure MAP MAP atau Manifold Air Pressure ini sebuah sensor yang dipakai untuk menghitung penekanan udara di dalam intake manifold. Secara perannya, sudah pasti sensor ini gantikan vacum advancer yang ada di bagian pengapian konservatif untuk atur timin pengapian sesuai beban mesin saat bekerja. 5. Crankshaft Position Sensor CKPs Pada mobil kekinian untuk tentukan mekanisme pengapian dan mekanisme pengisian juga dilaksanakan secara electronic dengan manfaatkan sensor CKPs atau Crankshaft Position Sensor yang umumnya berada di bagian block mesin. Sensor ini pada umumnya mempunyai peranan untuk ketahui kecepatan mesin atau RPM mesin saat mesih pada keadaan hidup. 6. Camshaft Position Sensor CMPs Hampir serupa seperti sensor CKPs, sensor CMPs atau Camshaft Position Sensor dipakai di bagian camshaft tetapi sensor ini berada di bagian kepala silinder. Peranan khusus dari sensor yang ini untuk ketahui status hebat pada salah satunya silinder yang ada di mesin mobil itu. 7. Vehicle Speed Sensor VSS Untuk kalian peengguna mobil yang selalu memerhatikan kecepatan mobil saat jalan. Karena itu salah satunya elemen sensor pada mobil yang ini selalu harus terbangun keadaannya. Sensor namanya Vehicke Speed Sensor VSS sebagai sensor yang cukup penting kehadirannya pada unit mobil. 9. Oxygen Sensor Ketahui emisi yang dikeluarkan oleh mesin mobil tentu saja jadi poin utama yang jangan kita diamkan. Oleh karena itu beberapa mobil kekinian atau mobil keluaran terkini sekarang ini telah di melengkapi dengan Oxygen Sensor untuk mengetahui kandungan oksigen di dalam gas buang. 10. Oil Pressure Sensor Oil Pressure Sensor menjadi satu diantara elemen sensor yang cukup penting kehadiranya pada suatu mobil. Di mana sensor ini akan mendetekni penekanan oli di dalam mesin . Maka saat mesin sedang berpijar dan penekanan oli di dalam mesin menyusut, karena itu sensor ini akan mengirim peringatan melalui lampu tanda mobil. 11. Water Temperature Sensor WTS Disamping itu ada pula sensor WTS atau Water Temperature Sensor. Sensor ini berperan untuk mengetahui temperatur air pendingin yang menerapkan temperatur mesin. Signal dari sensor ini akan dipakai untuk hidupkan cooling fan buat mendinginkan radiator. Dan pada sebuah unit mobil umumnya ada dua sensor WTS yang berada saat sebelum radiator dan sesudah radiator. 12. Fuel Sensor Walau berada jauh dari mesin, tetapi sensor pada mobil ini masih terkait dengan performa mesin. Yang di mana Fuel level Sensor ini akan mengetahui sedikit banyaknya bahan bakar yang ada di dalam bak bahan bakar yang selanjutnya signal dari sensor itu langsung akan di kirimkan ke MID dengan fuel bar. 13. Fuel Tank Pressure Sensor Tidak berbeda jauh dengan Fuel Tingkat Sensor, sensor yang ini berada lumayan jauh dari mesin. Tetapi sensor ini bekerja cukup penting untuk pengendara, karen sensor ini akan mengetahui penekanan bahan bakar yang ada di dalam bak bahan bakar. 14. Brake Pedal Sensor Lepas dari perform mesin, sensor pada mobil yang selanjutnya ialah sensor Brake Pedal. Yang di mana sensor ini akan mengetahui apa pedal rem ada pada status terinjak atua bahkan juga tidak. Yang di mana elemen ini umumnya demikian utama pada beberapa mobil matic. Pasalnya saat pedal rem tidak terinjak karena itu mobil tidak bisa start. 15. Fuel Rail Pressure Sensor Seterusnya ada yang bernama Fuel rail Pressure Sensor. Peranan khusus dari sensor ini untuk tentukan pompa penekanan tinggi yang nanti akan dipakai untuk memompa supaya tidak ada over pressure di bagian fuel rail. Karena ada sensor ini sudah pasti tidak ada yang bernama kelebihan bahan bakar dalam ruangan pembakaran. 16. Fuel Temperature Sensor Fuel Suhu ialah temperatur yang ada di bahan bakar yang bakal melalui fuel line. Untuk selalu jaga keadaan temperatur bahan bakar terseut, diikutkanlah sebuah sensor Fuel Temperature supaya keadaan temperatur masih tetap terlihat. Pasalnya bila tidak ada sensor ini karena itu terutamanya mesin diesel akan dipengaruhi performanya. 17. Fuel Line Pressure Sensor Selanjutnya ada pula sensor Line Pressure, sesuai namanya, sensor ini berperan untuk mengetahui penekanan bahan bakar di dalam mekanisme bahan bakar. Mudah-mudahan ini mempunyai tujuan untuk atur performa fuel pump yang ada di serangkaian mobil agr penekanan dari darlam mekanisme bahan bakar tidak menurun atau turun atau mungkin tidak berlebihan. 18. Refrigerant Pressure Sensor Bila berbicara berkenaan mekanisme AC mobil, kita mengetahui jika ada banyak elemen AC mobil yang ada di dalam serangkaian itu. Salah satunya salah satunya ialah Refrigerant Pressure Sensor. Yang di mana sensor ini berupa cairan yang bakal berperan untuk mempernyerap panas latent di dalam mekanisme AC mobil. 19. Turbo Boost Sensor Selanjutnya ada pula yang bernama sensor Turbo Bost. Sama sesuai namanya, sensor ini umumnya cuman bisa kita dapatkan di mobil kekinian yang telah diperlengkapi turbo dengan variable noozle. Peranan khusus dari sensor ini untuk mengetahui penekanan udara yang disemburkan oleh turbocharger karena saat penekanan itu kurang ataupun lebih akan punya pengaruh pada perform mesin. 20. Knock Sensor Dan sensor pada mobil yang paling akhir ialah Knock Sensor. Peranan khusus dari sensor ini untuk mendeteknsi ketukan atau knocking pada mesin mobil. Di mana ketukan atau knocking itu akan terjadi karena pembakaran yang kemungkinan tidak prima. Akhirnya akan membuat mesin keluarkan suara ketukan saat mesin itu hidup. Itu beberapa jenis sensor yang ada pada satu unit mesin mobil EFI. Sama seperti yang telah kami terangkan di atas, dari beberapa sensor yang ada nyaris semua tidak mempunyai fungi dan langkah kerja yang serupa. Tetapi keseluruhnya sensor itu akan berperan untuk memberinya signal atau info keadaan mobil yang kalian pakai.
sensor efi dan fungsinya